Jasa menurut AA Gde Muninjaya merupakan aktivitas, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual seperti di rumah sakit, puskesmas, apotek, laboratorium, asuransi kesehatan dan sebagainya.
Dalam pengembangan strategi pemasaran jasa, pelayanan kesehatan lebih memerhatikan kepentingan konsumen. Pemasaran jasa pelayanan kesehatan harus selalu berorientasi kepada kepuasan pengguna jasa pelayanan (costumer satisfaction), tetapi tetap memperhatikan standar operasional pelayanan (standar operating prosedure) dan etika profesi.
Paket jasa pelayanan kesehatan yang dijual pada pelanggan terdiri atas fasilitas penunjang (bikorasi ruang periksa, kenyamanan ruang, lampu penerang, kebersihan , tempat parkir), alat – alat pendukung (disediakan minum saat menunggu, makanan untuk pasien , makanan yang bermutu selama pasien dirawat, obat – obat penunjang tersedia lengkap), jasa eksprisit (kecepatan pelayanan sesuai kegiatan pelayanan dengan jadwal), jasa implisit (manfaat fisikologis yang dapat dirasakan langsung oleh panca indera pasien) seperti privasy (kenyamanan pribadi / hal – hal yang bersifat pribadi / kerahasiaan data diri), jaminan rasa aman (asurance) senyum petugas, sikap keramahan dan sebagainya.
Bidan sebagai pemberi jasa pelayanan kebidanan harus dapat memfokuskan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, jenis pelanggan yang ada dalam lingkup organisasinya.
Jasa memiliki beberapa karakteristik yang khas, dapat dikelompokan menjadi :
- Intangibility
Jasa pelayanan kesehatan mempunyai sifat tak terbentuk, tidak dapat diraba, dicium, disentuh atau dirasakan dan tidak dapat dinilai (dinikmati ) sebelum pelayanan kesehatan diterima (dibeli) misalnya : tipe rumah sakit, tenaga kesehatan, biaya pelayanan kesehatan.
- Insseparability
Jasa pelayanan kesehatan, produk jasa harus diproduksi bersamaan dengan saat jasa dikonsumsi oleh pelanggan / pasien yang didalamnya terjadi interaksi intensif antra penjual dan pengguna jasa. High personal contack merupakan unsur penting yang perlu diperhatikan oleh pihak menejemen penyedia jasa kesehatan. Kualitas dan intensitas antara penyedia jasa dengan pelanggannya akan menentukan hasil akhirnya.
Senyuman dan rasa empati petugas kesehatan adalah obat yang tidak kalah mujarabnya dalam proses penyembuhan. Keterlibatan pelanggan saat proses produksi jasa juga sanagt menentukan keberhasilan pelayanan jasa di bidang kesehatan. Misalnya keputusan pasien minum obat, beristirahat, atau mengkonsumsi makanan bergizi sesuai anjuran dokter.
- Variability
Variasi jasa sanagt ditentukan oleh tingkat partisifasi pelangganan selama jasa disampaikan kepadanya, termasuk moral, motivasi, staf saat memberi pelayanan, dan beban kerja organisasi
- Perishability
Jasa merupakan sesuatu yang tidak dapat disimpan dan tidak tahan lama. Ruang – ruang di rumah sakit yang kosong yang tidak dimanfaatkan oleh pasien akan hilang begitu saja karena jasa tidak dapat disimpan
Di bidang pelayanan kesehatan penawaran dan permintaan jasa sangat sulit diprediksi karena bergantung pada ada atau tidaknya orang sakit. Investasi jasa rumah sakit tidak akan merugi dan terken ainflasi sepanjang rumah sakit tersebut dikelola dengan baik.
Asuhan dan konseling selama kehamilan
Bidan memberi asuhan antenatal bermutu tinggi unyuk mengoptimalkan kesehatan selama kehamilan yang meliputi : deteksi dini, pengobatan atau rujukan dari komplikasi tertentu.
1. Mengumpulkan dan menganalisa data riwayat kesehatan dan kehamilan dalam tiap kunjungan / pemeriksaan ibu hamil
2. Melaksanakan pemeriksaan umum secara sistematis
3. Melakukan pemeriksaan abdomen secara lengkap termasuk mengukur tinggi pundus uteri / presentasi dan penurunan janin
4. Melakuakn penilaian pelvic (ukuran dan struktur tulang panggul)
5. Menilai keadaan janin selama kehamilan : detak jantung janin dan gerakan janin
6. Menghitung usia kehamilan dan menentukan perkiraan persalinan
7. Mengkaji status nutrisi ibu hamil dengan pertumbuhan janin
8. Mengkaji kenaikan berat badan ibu dan hubungannya dengan komplikasi kehamilan
9. Memberikan penyuluhan pada klien atau keluarga tentang tanda – tanda berbahaya serta bagaimana menghubungi bidan
10. Melakukan penatalaksanaan kehamilan dengan anemia ringan, hiperemisis gravidarum tingkat I dan abortus imminen dan pre eklamasia ringan
11. Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara mengurangi ketidaknyamanan yang lazim terjadi selama kehamilan
12. Memberikan imunisasi pada ibu hamil
13. Mengidentifikasi penyimpangan kehamilan normal dan melakukan penanganan yang tepat termasuk rujuk pada fasilitas pelayanan yang tepat
14. Memberikan bimbingan dan persiapan untuk persalinan, kelahiran dan menjadi orang tua
15. Memberikan bimbingan dan penyuluhan mengenai prilaku kesehatan selama hamil seperti nutrisi, latihan (senam), keamanan dan berhenti merokok
16. Penggunaan secara aman, jamu atau obat tradisional yang tersedia
17. Menggunakan dopler untuk memantau DJJ
18. Memberikan pengobatan dan atau kolaborasi terhadap penyimpangan dari keadaan normal dengna menggunakan standar lokal dan sumber daya yang tersedia
19. Melaksanakan kemampuan LSS dalam manajemen paska abortion
Lebih Lengkap ? DOWNLOAD DI BAWAH INI :
http://www.ziddu.com/downloadlink/4738286/Makalah_PemasaranJasaSosialAsuhanKebidanan.pdf

